moderasi Agama Di sekolah
Indonesia merupakan negara terbesar berpenduduk muslim di dunia.
Indonesia pula didaulat sebagai negeri paling plural dalam berbagai dimensi.
Keragaman suku, etnis, agama, juga adat istiadat merupakan anugrah agung dari Ilahi, sekaligus bisa menjadi petaka perang saudara. Jika penataan dan pendidikan dalam memahami perbedaan tidak diperhatikan.
Mengikis radikalisme keagamaan juga tidak hanya dengan doktrin dan menghafal QS. al-Maidah ayat 32 sebagaimana muatan kompetensi dasar pada Permendikbud terbaru, tetapi lebih kepada penanaman nilai-nilai kemanusian universal, atau doktrin semua manusia mulia yang harus di hormati tanpa melihat asal usul identitas suku juga keagamaan.
Dari itu tercipta pesan agama yang ramah sebagaimana cerminan dari Islam itu sendiri yang di teladankan Rasulullah sebagai rahmat semesta.
Dengan kunjungan rumah ibadah, peserta didik mengetahui sakralitas rumah ibadah masing-masing yang harus di hormati, pun menghormati tokoh agama.
Moderasi beragama dalam kehidupan plural lebih diarahkan kepada kesalehan sosial tanpa menyampingkan atau menomorduakan kesalehan individual.
Rabu 30 Juli 2020
#kkliainpadangsidimpuan2020
Komentar
Posting Komentar